Skip to content Skip to footer

Denim Related

Wall Of Fades 2011
Tidak terasa hanya sekitar 1 bulan lebih lagi Wall Of Fades ketiga akan digelar di Jakarta oleh rekan-rekan Indonesian Denim Group dan tentunya sudah sangat ditunggu-tunggu oleh para pecinta denim di Indonesia. Sudah kali ketiga acara ini diadakan oleh teman-teman INDIGO dan untuk tahun ini temanya adalah "Denim Journey" yang akan membawa kita bertualang mengikuti waktu dari jaman jeans digunakan para penambang emas di Amerika, hingga saat ini jeans menjadi icon fashion yang universal. Seperti tahun sebelumnya, kita juga memberikan sebuah artikel apresiasi bagi para pemain di belakang Wall Of Fades 2011 yang sudah berkeringat demi memberikan eksbisi terbaik bagi para denim aficionado.
5 Label Jeans Jepang Alternatif
Selain nama-nama populer seperti Evisu, Iron Heart, Flat Head, Momotaro dan label Jepang lain yang sudah besar dan naik daun saat ini, Jepang memiliki banyak nama-nama label denim yang jarang terdengar di telinga, bahkan untuk para pecinta denim. Namun karena minimnya info yang tersedia di internet dan juga kendala bahasa maka nama-nama label jeans lainnya kurang terdengar, padahal banyak di antara label-label tersebut yang menawarkan produk jeans yang apik dan mumpuni, tidak kalah dengan nama-nama besar di atas. Berikut kami sajikan 5 buah label jeans Jepang yang kurang terdengar namanya sebagai alternatif pilihan bagi teman-teman pembaca yang ingin mencari label baru untuk pembelian selanjutnya.
Pot Meets Pop Store Opening
Minggu lalu merupakan minggu terakhir sebelum memasuki bulan puasa dan bertepatan dengan minggu itu, Pot Meets Pop yang sudah cukup lama berkecimpung dalam industri denim lokal akhirnya membuka pintu flagship store mereka di Bandung. Walaupun karena satu dan lain hal, soft opening party yang direncanakan sebelumnya gagal, namun kami menyempatkan diri untuk singgah ke Bandung, tepatnya di Jl. Bahureksa No. 20 untuk melihat flagship store PMP ini.
Denim Video Day – The Process
Setelah melihat video Lee timeline kemarin pada acara launching Lee 101 di Indonesia, kami jadi bersemangat lagi untuk melihat video-video tentang pembuatan jeans salah satunya adalah video dari Pot Meets Pop yang beberapa minggu lalu menggelar pemutaran videonya di event The Process di Goods Dept. Selain itu ada juga beberapa video yang menunjukkan proses pembuatan jeans lainnya. Saksikan beberapa video tersebut setelah ini.
Cuffing
Mungkin kata-kata cuff sering sekali terdengar dalam percakapan di kalangan pecinta denim. Seperti, "Single cuff aja bro", "kalo di double-cuff pasti makin asik", "jelek bos kalo cuff-nya kegedean", dan lain sebagainya. Kali ini kami ingin sedikit iseng-iseng berbagi pikiran mengenai cuff dan cuffing pada celana jeans baik dalam hal jenis-jenis cuff, cara-cara melakukan cuff untuk tiap jenisnya, dan juga keunggulan serta fakta-fakta mengenai cuffing ini.
Hill tribe’s Indigo dye in Vietnam
Selama ini kita mengenal negara Vietnam dengan Phở noodlenya yang segar, sungai Mekong yang elok, perang Vietnam atau faham komunisnya. Namun, tahukah INDIGO readers sekalian bahwa di sebelah utara Vietnam terdapat perkebunan tanaman Indigo, tepatnya di desa Sa pa. Sapa merupakan desa paling utara dari Vietnam dan terletak 63 kilometer dari perbatasan Vietnam-China. Bukan hal yang mudah memang untuk mencapai kota ini. Jika anda mendarat dari Ho Chi Minh City, anda harus terbang selama 2,5 jam menuju Hanoi, naik kereta selama 9 jam ke Lào Cai, berkendara 4 jam ke Sa pa, dan trekking bukit selama 12 kilometer (+/- 6jam). Tapi semua itu tidak akan sia-sia dengan semua pengalaman menyaksikan proses Indigo dyeing khas desa Sa pa.
Denim Di Wall Of Fades 2010
Tidak terasa tahun 2010 telah berakhir yang selalu ditutup dengan acara akbar dari INDIGO, yaitu Wall Of Fades. Saya menyempatkan diri untuk berkeliling di WOF 2010 dan mencari korban foto berikutnya untuk sesi Denim Di Trotoar. Berhubung acara ini erat kaitannya dengan denim, maka sangat banyak pengunjung yg memakai denim-denim berkualitas. Untuk sesi kali ini, saya lebih banyak mengambil foto para wanita sehubungan dengan maraknya pergerakan para wanita di forum dan dalam rangka menyambut INDIGO Denim Contest 2011 yang menyediakan tempat bagi para wanita untuk ikut andil dalam kontes tahun ini.
Denim and Girls
Salah satu alasan mengapa tidak banyak wanita yang memakai dry denim dikarenakan pilihan pakaian untuk kaum hawa itu banyak sekali, tidak hanya jeans atau celana, melainkan mrekan bisa memakai legging, rok, celana pendek atau hot pants. Apabila ingin dijabarkan, pakaian yang bisa dikenakan oleh seorang wanita banyak sekali. Seorang laki-laki juga bisa memakai pakaian semacam rok apabila dia memang menyukai fashion dan cocok-cocok saja di dia atau mungkin dia berasal dari Scotland dimana umum sekali ditemukan pria memakai rok dikarenakan memang itu pakaian daerah mereka. Alasan di atas sangat sering terdengar tapi sepertinya terdapat salah persepsi tentang hubungan dry denim dan girls itu sendiri.
Denim Di Trotoar – Amsterdam
Setelah beberapa lama hiatus akhirnya kami berkesempatan untuk kembali berjalan-jalan dan sedikit mencari korban-korban foto untuk Denim Di Trotoar. Untuk edisi kali ini rekan-rekan INDIGO di Belanda memutuskan untuk bertemu di Amsterdam dan mencari denim enthusiast yang kabarnya sering terlihat berkeliaran di sekitar daerah hip 9 streets. Hari tampak tidak terlalu mendukung dengan adanya hujan dan langit yang mendung, tapi hal ini tidak menahan para pemburu foto untuk mencari objek yang menarik. Saksikan beberapa foto berikut ini.
Lee Cooper Challenge
Berita bagus bagi para pecinta denim di Indonesia. Lee Cooper, brand denim asal Inggris yang namanya tentunya sudah tidak asing lagi kita dengar di nusantara ini berdiri sejak tahun 1908 dan saat ini distribusinya telah tersebar di 70 negara di dunia. Lee Cooper merupakan brand yang sudah lama berkecimpung di dalam dunia denim dan jeans, selain tentunya merek jeans lain dari Amerika Serikat. Tahun ini Lee Cooper menggelar sebuah denim kontes di 4 negara di Asia Tenggara seiring dengan peluncuran produk dry denim mereka yang baru.